Strategi Pemertahanan Bahasa Daerah Pada Ranah Pendidikan

Strategy of Regional Language Maintenance in Education Domain

  • Ida Zulaeha Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • M. Hum Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: pemertahanan bahasa, bahasa daerah, ranah pendidikan

Abstract

Pemertahanan dan pergeseran bahasa (language maintenance and shift) bagaikan dua sisi mata wang. Pemertahanan bahasa dapat terjadi manakala secara kolektif masyarakat tutur bahasa memutuskan tetap menggunakan bahasa yang digunakan sebelumnya meskipun ada desakan berganti menggunakan bahasa lain. Keduanya hadir secara bersamaan. Pemertahanan bahasa daerah dapat dilakukan pada ranah pendidikan. Pendidikan menjadi salah satu elemen penting dalam mempersiapkan generasi masa depan. Pemertahanan bahasa daerah pada ranah pendidikan dapat dilakukan dengan strategi formal dan informal. Strategi formal dilakukan melalui pembelajaran, sedangkan strategi informal dilakukan melalui komunitas/ekstrakurikuler, dan sebagai alat komunikasi yang wajib digunakan pada hari spesial. Pemertahanan bahasa daerah ini berfungsi mencegah pergeseran dan kepunahan bahasa daerah, mempersiapkan penutur bahasa daerah di masa depan, dan melestarikan bahasa dan budaya bangsa.

Language maintenance and language shift are like two sides of a coin. Language preservation can occur when collectively speech community to decide to keep using the language used before even if there is a push to change in another language. Both are present simultaneously. Regional language maintenance can be done in the education domain. Education becomes an important element in preparing future generations. Regional language maintenance in the realm of education can be done with formal and informal strategies. Formal strategy is done through learning, while informal strategies are conducted through community or extracurricular activities, and as a means of communication that must be used on special days. This regional language maintenace serves to prevent the shift and serves to prevent the shift and extinction of regional languages, to prepare speakers of regional languages in the future, and to preserve the language and culture of the nation.

Keywords: language maintenance, regional language, education domain

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fasold, Ralph. (1984). Sociolingustics of Society. New York: Basil Black Well Inc.

Gumperz, Jhon J. (1982). Discourse Strategies (Studies in Interactional Sociolinguistics). New York: Cambridge University Press.

Hudson, R.A. (1996). Sociolinguistics (Second Edition). Cambridge: Cambridge University Press.

Kartomihardjo, Soeseno. (1981). “Etnography of Comminicative Codes in East Java”. Disertasi. Pasific

Linguistics, Series D, No. 39, The Australian National University, Canberra.

Koentjaraningrat. (1984). Masyarakat Desa di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penerbit Universitas Indonesia.

Poedjoseodarmo, Soepomo. (1982). Kode dan Alih Kode. Jurnal Widya Parwa No. 22 Tahun 1982. Yogyakarta: Balai Penelitian Bahasa, halaman 1–43.

Sunendar, Dadang. (2016). 139 Bahasa Daeah di Indonesia Terancam Punah. Beritagar.id. diunduh pada tanggal 10/10/2016.

Wikipedia.com. (2016). Daftar Bahasa di Indonesia. Diunduh pada tanggal 10/10/2016.

Zulaeha, Ida. 2016. Teori Dialektologi, Dialek Sosial dan Dialek Regional. Semarang: Unnes Press.

Published
2017-12-09
How to Cite
Zulaeha, I., & Hum, M. (2017). Strategi Pemertahanan Bahasa Daerah Pada Ranah Pendidikan. Jurnal Peradaban Melayu, 12, 40-46. https://doi.org/10.37134/peradaban.vol12.5.2017